INFO RIAU – Illegal logging Inhu kembali mencuat setelah polisi menggerebek lokasi penumpukan kayu olahan dalam jumlah sangat besar di wilayah perbatasan Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Tim kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan aktivitas mencurigakan yang berlangsung di sekitar kanal. Saat tiba di lokasi, petugas langsung menemukan ratusan kubik kayu olahan yang disusun rapi dan diduga siap diedarkan ke berbagai daerah.

Petugas memeriksa area tersebut dan mendapati para pelaku memanfaatkan kanal sebagai jalur transportasi utama untuk mengalirkan kayu ke wilayah hilir. Kanal itu menjadi akses strategis karena menghubungkan lokasi pembalakan dengan daerah tujuan distribusi. Para pelaku memanfaatkan kondisi tersebut untuk mempercepat pengiriman kayu tanpa terdeteksi aparat.
Kayu-kayu olahan itu terlihat ditata dalam blok-blok besar sehingga mempermudah proses pemindahan ke perahu atau rakit yang biasa digunakan dalam pengiriman ilegal. Kepolisian mengamankan lokasi, mengidentifikasi jenis kayu, serta memeriksa dugaan keterlibatan jaringan yang lebih luas. Petugas juga mengecek kemungkinan adanya aktivitas pembalakan aktif di area hutan sekitar.
Baca Juga : Perjalanan Berat Polres Inhu Bongkar Illegal Logging, Lewati Sarang Harimau
Tim penyidik terus mendalami arah distribusi kayu dan mencari pihak yang mengoordinasi aktivitas tersebut. Petugas menegaskan bahwa pembalakan liar merusak ekosistem dan mengancam keberlanjutan lingkungan, terutama di wilayah Inhu yang memiliki kawasan hutan luas. Polisi berkomitmen menghentikan rantai pasokan kayu ilegal dan mengejar pihak yang bertanggung jawab.
Masyarakat setempat turut membantu petugas dengan memberikan informasi terkait aktivitas mobilisasi kayu melalui kanal. Warga mengaku sering melihat pergerakan perahu pada malam hari, sehingga informasi tersebut memperkuat analisis penyidik. Aparat menegaskan bahwa upaya pemberantasan illegal logging Inhu akan terus mereka lakukan demi menjaga kelestarian hutan dan mencegah kerusakan lingkungan yang lebih besar.










