INFO RIAU – Tokoh perempuan Karmila Sari mengajak generasi muda yang tergabung dalam organisasi Pujakesuma (Putra Jawa Kelahiran Sumatera) untuk aktif melestarikan budaya sekaligus berperan dalam mendukung pembangunan daerah di Riau. Ajakan ini ia sampaikan saat menghadiri pertemuan pengurus Pujakesuma di Riau, yang dihadiri oleh puluhan pemuda dan tokoh masyarakat setempat.
Karmila menegaskan bahwa budaya merupakan identitas yang harus dijaga agar tidak terkikis oleh arus modernisasi. Ia mengapresiasi semangat para pemuda Pujakesuma yang masih mempertahankan berbagai tradisi Jawa seperti kesenian, bahasa, dan adat istiadat, namun tetap terbuka terhadap kemajuan zaman. Menurutnya, pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan keterlibatan aktif dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan pendidikan di daerah.
“Generasi muda harus menjadi motor penggerak. Selain menjaga budaya, mereka juga harus ikut terlibat dalam berbagai program pembangunan agar keberadaan Pujakesuma memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Karmila.
Baca Juga : Berulangkali Mangkir, Mantan Dirut SPRH Dijemput Paksa Kejati Riau, Jadi Tersangka dan Ditahan
Ia juga mendorong para pemuda untuk meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan dan pelatihan. Serta membangun jaringan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha. Dengan demikian, keberadaan Pujakesuma tidak hanya dikenal karena budayanya, tetapi juga karena kontribusinya dalam pembangunan.
Dalam kesempatan itu, sejumlah pengurus Pujakesuma menyambut baik gagasan tersebut dan menyatakan kesiapan mereka untuk mengembangkan berbagai program kreatif. Memadukan pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Mereka berharap dukungan dari tokoh-tokoh seperti Karmila dapat menjadi energi positif untuk memperkuat eksistensi Pujakesuma di Riau.











